Rabu, 25 Desember 2013

jiwa ini kembali lagi :)

selamat malam , meskipun malam ini langit ini masih tampak muram, namun sore tadi benar benar senja yang indah. puji syukur yang tak tehingga selalu kuhaturkan kepada Allah yang maha pencipta atas karunia yang telah diberikan kepada diri ini. dan telah memberikan aku kesempatan untuk memperbaiki kehidupan ku yang sempat melenceng dari arah yang seharusnya.

selama hampir dua tahun aku menjadi bagian dari Islamic Student Center, banyak sekali pelajaran dan kenangan yang ada selama bergabungnya diri ini bersama mereka. ilmu yang tak akan tergantikan oleh apapun. dan kenangan yang tak akan tergantikan nilainya. aku sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan orang orang seperti mereka, yaitu teman teman seperjuanganku. mulai dari pembinaan moral bersama, pelatihan Intelektual Quotient, Emotional Quotient, Spiritual Quotient, Bakti Sosial, dan kegiatan2 lainnya yang sangat bermanfaat. semenjak bergabung dengan mereka 2 tahun lalu, diri ini benar benar merasa menjadi remaja muslim yang sesungguhnya. sebab aku selalu berada dalam kultur perjuangan. perjuangan dalam mewujudkan cita cita. banyak sekali perubahan positif yang ada dalam diriku semanjak aku bergabung dengan mereka. hingga akhirnya akupun menemukan kebermaknaan dalam hidupku.


hingga waktu terus berlalu, semakin hari rasa untuk berjuang ini semakin besar, semangatku teus berkobar, namun ternyata aku hanyalah manusia biasa yang juga pernah mengalami 'khilaf' .
seiring berjalannya waktu, aku kini menjadi mahasiswi disalah satu perguruan swasta di jakarta. dan kuakui, pergaulan dikampusku memang sangat bertolak belakang dengan kultur yang ada dilingkungan Islamic Student Center. awalnya aku masih bisa mempertahankan nilai2 tersebut. namun lama kelamaan aku khilaf. aku sudah berani pulang larut malam, aku lebih mementingkan acara kampus dibanding study moral disana, dan perlahan melupakan kewajibanku untuk melaksanakan pembinaan moral dan melupakan kewajibanku untuk berjuang bersama mereka mewujudkan cita cita.
bahkan aku terlena oleh kehidupan baruku dikampus dan membuatku vakum dari ISC selama 3 bulan .

sumpah, aku merasa sangat bodoh, sangat bersalah, berdosa dan aku sangat menyesali perubahan yng terjadi dalam diriku yang membuatku terlepas dari pengondisian di islamic student center. hingga terkadang aku merindukan masa masa saat berjuang bersama mereka, dan membuatku untuk kembali kesana. namun aku selalu merasa gengsi untuk memulainya kembali. dan disinilah letak kebodohanku.
aku membiarkan diriku masuk dalam kultur hedonisme yang jelas jelas sudah keluar jalur.

tapi aku bersyukur. Allah masih memberikanku kesempatan kedua. menyadarkanku arti penting dari perjuangan tersebut, dan menyadarkanku untuk kembali ke islamic student center. aku memberanikan diri untuk meminta maaf kepada mereka, dan aku sangat merasa terharu karna mereka masih dengan senang hati menerimaku. meskipun aku sudah melakukan kesalahan dn kekhilafan. tapi mereka selalu mengerti aku.

dan saat ini.. aku sudah kembali berada ditengah2 mereka, ditengah2 kultur perjuangan tersebut. aku sangat bersyukur dan bersyukur atas kesadaran dalam diri ini yang membuatku untuk terus berusaha memperbaiki kehidupanku yang seketika melenceng dari jalurnya. terimakasih ya Allah. semoga aku selalu ingat dengan tujuan hidupku dan selalu ingat untuk apa aku diciptakan didunia ini, yaitu untuk mengabdi kepadaMu ya Allah.

malam ini . aku baru saja menyelesaikan pelatihan IQ, EQ, SQ bersama teman2 seperjuanganku. selama 2 hari ini banyak sekali pelajaran dan hikmah yang kudapatkan . ilmu yang benar2 sangat berharga. dan aku berjanji, aku tidak akan mengulang kesalahan yang sama. aku tidak akan melupakan tugas dan kewajibanku sebagai seorang muslim, aku tidak akan pernah mencoba meninggalkan ISC sampai kapanpun, sebab disinilah aku pertama kali menemukan alasan dan tujuan hidupku. aku akan terus berjuang dan terus berjuang bersama mereka untuk menjadi seorang pejuang sejati yang bisa menghasilkan karya2 yang besar untuk masyarakat.

malam ini, aku senang sekali sebab kini kehidupanku kembali lagi seperti dulu, dan mungkin akan lebih baik. karna aku akan merencanakan hidupku dari sekarang. aku akan merencanakan hidupku untuk kedepannya. dna aku harap ditahun 2014 nanti, aku bisa merealisasikan semua resolusi ku dan menjadikan diri ini pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. agar aku tetap menjadi muslim yang selalu berada dijalanMu.
untuk itu, kumohon berilah aku kesabaran lebih dalam mejalani hidup yang penuh dinamika ini, agar aku bisa memberikan arti hidup dan membuat diri ini lebih dewasa dalam berfikir dan bertindak.