Sabtu, 21 Januari 2017

AWAL PERTEMUANKU DENGAN SI DIA - #10DaysKF #WritingChallenge @KampusFiksi

Hai, selamat datang di hari ke-empat #10DaysKF #WritingChallenge @KampusFiksi

 


Dan hari keempat ini aku akan menjawab pertanyaan si momon Kampus Fiksi yaitu "menceritakan awal pertemuanku dengan si dia tanpa menyebutkan nama". 

Agak geli sih dengernya, tapi.. demi #10DaysKF , baiklah.. akan kujawab sesuai dengan kenyataan yang kualami.


**********************************************************

Lagi lagi. Pikiranku kembali menerawang sampai menembus batas langit ketujuh. Hihi... 

Pas banget lagi mandangin foto nya di handphone. Bikin aku untuk kembali menerawang beberapa waktu lalu. Tepatnya bulan agustus 2013. Waktu itu aku masih jadi siswi yang baru lulus UN dan baru aja daftar di perguruan tinggi swasta yang tak lain dan tak salah lagi adalah STEI.


Mungkin kalo aku gak liat foto dia di twitter, aku gak akan pernah kenal dia. Gak akan sesayang ini sama dia. Dan gak bakal keseret sejauh ini pastinya hehe.

Entah apa namanya, takdirkah, atau rencana tuhan kah, atau skenario tuhan. 

Lagi lagi aku kembali senyum senyum sendiri setiap kali kulihat fotonya.

Foto yang terpasang menjadi avatar twitter akun @XXXXX pada bulan agustus 2013 lalu, berhasil bikin aku tertarik untuk memfollow nya lantaran kufikir dia anak mapala stei dimana pada saat itu aku pengen banget nyari tau gimana caranya bergabung di mapala. 


Sampe akhirnya, aku mention dia dan dia bales mention aku dengan ramah. "Kaka anak mapala ya?" "Bukan dek. Kaka anak seni budaya"

"Oh seni budaya itu ada apa aja ka?"

Begitulah percakapannya sampe akhirnya aku kenal diadia kenal aku. Padahal kita belum pernah ketemu. 

Sampe akhirnya tanggal 4 september 2013, dia minta aku untuk baca cerpen nya di blog dia. Dan pada saat itulah aku sangat terkesan dengan semua tulisan  tulisannya. Terlebih puisinya. Karna bagiku, dia aneh.


Dan tepat di tanggal 9 september pada acara ormasis exhibiton di kampusku, aku antusias banget pengen tau dia yang mana. Sampe sampe aku selalu merhatiin orang dan bandingin dengan ada yang di avatar twitter dia.
Sampe akhirnya 3 hari setelah aku jadi mahasiswa baru, atau tanggal 12 september 2013 aku ikut open house ukm seni budaya dikampusku, dan pada saat itulah aku bertatapan langsung dengan dia. Pemilik akun @XXXXX yang sampe sekarang selalu jadi inspirator menulisku. Yang seiring berjalannya waktu, kini menjadi orang yang paling spesial dalam kehidupanku. Pria kedua setelah ayah yang paling berarti dalam kehidupanku. Pria yang selalu membuatku bahagia dengan kekonyolan dan kegaibannya. Sekaligus pria yang sampai saat ini selalu kusebut namanya dalam setiap doaku